Kecantikan yang Tak Pernah Pudar

Padukan kecantikan rupa dan jiwa anda, maka anda akan mulia. Tiada cantik keduanya sungguh celaka. Selengkapnya di http://kembaraqolbu.wordpress.com.

Kedamaian Hati

Bila kedamaian tidak ditemukan dalam hati sendiri, tak perlu dicari di tempat lain. Selengkapnya di http://kembaraqolbu.wordpress.com.

Kosmetika Muslimah

Resep kecantikan alami wanita sholihah. Selengkapnya di http://kembaraqolbu.wordpress.com.

Hakikat Cinta

Cintailah Allah dengan sebenar-benarnya melebihi cinta anda kepada yang lain, niscaya anda akan dicintai Allah dan Makhluk-Nya. Selengkapnya di http://kembaraqolbu.wordpress.com.

Menutupi Aib Saudara

Barangsiapa menutupi cacat atau kekurangan orang lain, Allah akan menutupi kekurangannya di akhirat nanti. Selengkapnya di http://kembaraqolbu.wordpress.com.

Showing posts with label Page Rank. Show all posts
Showing posts with label Page Rank. Show all posts

Monday, June 21, 2010

Pengemis dan Malaikat Maut



Dalam kitab Irsyadul ’Ibad dikisahkan seorang pengemis tua dan berbau busuk meminta-minta di depan istana raja. Pengemis itupun dipukul oleh penjaga gerbang. Akan tetapi si pengemis itu tidak mempan dipukul.
Dia berkata,”Saya malaikat maut.”
Mendengar jawaban si pengemis, penjaga gerbang lari pontang-panting.
Lalu si pengemis mendatangi gerbang kedua. Hal yang sama juga terjadi pada pengemis tersebut.”
Si pengemis dipukul tanpa rasa sakit sedikitpun, lalu berkata,”Percuma saja kamu menyiksa saya. Saya malaikat maut yang ditugaskan untuk mencabut nyawa kalian.
Sang penjaga pun lari tunggang langgang. Setelah melewati beberapa gerbang, akhirnya si pengemis sampai di tempat peristirahatan raja. Sang raja pun memukul pengemis tua itu.
Si pengemis berkata, ”Percuma tuan raja memukul saya.”
Sang raja berkata, ”Siapa kamu?”
Si Pengemis menjawab,”Saya malaikat maut, saya datang untuk menguji iman kalian dan akan mencabut nyawa kalian.”
Sang rajapun menyesal dan meminta maaf. Namun apa lacur penyesalan itu datang terlambat. Seluruh negeri binasa dalam kesombongan dan keangkuhan akibat ulahnya merendahkan martabat hamba Allah SWT.
READ MORE - Pengemis dan Malaikat Maut

Thursday, May 20, 2010

Wanita Istihadzoh, Tetap Wajib Sholat

Istihadzoh adalah penyakit pendarahan pada wanita atau yang lebih dikenal dengan istilah abortus (keguguran). Pada beberapa hadits yang membicarakan istihadzoh, Rasulullah SAW memerintahkan tetap menegakkan sholat, sebab darah yang keluar tersebut bukanlah darah urat melainkan darah dari penyakit.
Setelah kita tinjau lewat ilmu kebidanan maupun tradisi masyarakat perihal abortus atau keguguran kandungan, jelas tidak sama dengan melahirkan. Artinya bahwa abortus adalah suatu penyakit. Namun untuk lebih meyakinkan lagi kiranya juga perlu kita tinjau ke dalam Al Qur’an maupun hadits.
Di dalam beberapa ayat Al Qur’an kita dapat menemukan bahwa Allah menciptakan wanita adalah untuk mengemban tugas (berfungsi) sebagai berikut :
1. Sebagai khalifah di bumi; QS. Al Baqarah : 30 dan 35
2. Berbakti kepada Allah SWT; QS. Adz Dzariyat : 56
3. Sebagai ladang, tempat menanam benih; QS. Al Baqarah : 223
4. Sebagai ibu, menyusui anak; QS. Al Baqarah : 233 dan QS. Al Ahqof : 15
5. Sebagai pakaian / perhiasan; QS. Al Baqarah : 187
6. Sebagai istri / jodoh; QS. Ar Rum : 21
7. Bahkan mungkin sebagai musuh; QS. At Taghobun : 14
Dari sekian banyaknya ayat tentang fungsi wanita, tidak ditemukan adanya ayat yang menyebutkan bahwa Allah SWT menciptakan wanita agar mengalami abortus. Karena abortus adalah penyakit pada alat reproduksi wanita, maka ia digolongkan sebagai penyakit alat reproduksi wanita, dalam hal ini adalah istihadzoh. Dalam hadits Bukhori disebutkan bahwa sebenarnya wanita yang bersangkutan lebih dapat membedakan darah haid terhadap darah istihadzoh; apabila datang haid berhentilah sholat dan apabila datang darah istihadzoh bersucilah dan tegakkanlah sholat.
Salah satu perbedaan darah haid dengan darah istihadzoh ialah bahwa darah haid mengandung heparin, suatu zat kimia yang mencegah pembekuan darah sehingga darah haid tidak mudah membeku, sedang darah istihadzoh tidak mengandung heparin.
Pada abad ketujuh, Rasulullah telah memberi pelajaran tentang istihadzoh, bahwa istihadzoh adalah penyakit. Pada waktu itu ilmu kedokteran belum cukup maju, belum mengetahui istihadzoh. Baru setelah abad pertengahan (lebih dari tujuh ratus tahun kemudian) ilmu kedokteran menemukan adanya penyakit pendarahan pada wanita yang kemudian dikenal dengan istilah : menorrhagia, metrorrhagia, maupun menometrorrhagia tergantung jenisnya. (Pelita Islam, Edisi 50; Pebruari 2010).
READ MORE - Wanita Istihadzoh, Tetap Wajib Sholat

Mewaspadai Godaan Syetan

Suatu ketika ada dua orang lelaki yang sedang bertengkar di hadapan Rasulullah SAW yang pada saat itu sedang duduk-duduk bersama para sahabat. Salah seorang dari kedua lelaki itu mencaci lawannya dengan penuh emosi, hingga wajahnya tampak memerah.
Maka Rasulullah SAW bersabda : ”Sesungguhnya aku benar-benar mengetahui suatu kalimat; seandainya dia mau mengucapkannya,
niscaya akan lenyaplah emosi yang membakarnya itu. Yaitu ucapan A’udzubillaahiminasy syaithoonir rojiim.”
Kemudian para sahabat berkata kepada lelaki yang sedang emosi itu, ”Tidakkah kamu mendengar apa yang dikatakan Rasulullah SAW ?”
Lelaki itupun menjawab, ”Aku tidak gila.”
Demikian kisah ini diriwayatkan oleh Bukhori Muslim dari Sulaiman bin Shurad r.a.
Menurut Ibnu Katsir, makna dari kalimat ta’awwudz tersebut adalah : aku berlindung dengan kebesaran Allah SWT dari godaan syetan yang terkutuk, agar syetan tidak merusak agama dan duniaku, jangan sampai menghalangi atau merintangi diriku untuk mengerjakan perintah Allah SWT atau mendorongku mengerjakan larangan Allah SWT, sebab tidak ada sesuatu yang dapat menghentikan gangguan syetan, kecuali Allah SWT.
Kata ’syetan’ berasal dari kata syathana yang berarti ’jauh’. Maksudnya yaitu jauh dari tabiat manusia, dan kelakuannya jauh dari kebaikan. Ada pula y6ang menyatakan, bahwa asal katanya adalah syatha yang berarti terbakar, sebab ia diciptakan dari api yang tabiatnya terbakar.
Imam Sibawaih mengungkapkan, bahwa orang-orang Arab mengatakan : ’Tasyathana fulanun’ )Si Fulan berbuat seperti perbuatan syetan) terhadap orang yang berkelakuan tidak baik. Jika kata syetan berasal dari kata syatha, niscaya orang-orang Arab akan mengatakan : ’Tasyayyatha fulanun’. Jadi kesimpulannya bahwa kata syetan berasal dari kata syathana.
Allah SWT menyebut setiap makhluk yang menentang dan melanggar tuntunan para Nabi-Nya dengan sebutan syetan, sebagaimana firman-Nya dalam Q.S Al AN-am ayat 112 :
”Dan demikianlah Kami jadikan tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syetan-syetan (dari jenis) manusia dan )dari jenis) jin. Sebagian mereka membisiki kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)” (Q.S. Al An’am : 112)
Nabi SAW juga pernah memperingatkan Abu Dzar r.a., ”Berlindunglah kepada Allah dari syetan manusia dan jin.” Abu Dzar bertanya, ” Apakah dari kalangan manusia juga ada syetan?”. Jawab Nabi SAW, ”Ya”. (HR. Ahmad).
Adapun arti kata rajim adalah terusir dari segala kebaikan. Semoga kita senantiasa membentengi diri kita agar terhindar dari godaan syetan. Amin. Waallahu ’alam.

baca juga : TEMPAT-TEMPAT SYETAN
READ MORE - Mewaspadai Godaan Syetan

Friday, April 30, 2010

Setangkup Nasihat Buat Para Ummahat

Segala puji bagi Allah. Semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada Rasulullah, para keluarga dan para sahabat beliau, serta kepada orang-orang yang mengikuti jalan dan petunjuk beliau sampai hari pembalasan.
Selanjutnya, saya tulis beberapa baris berikut ini untuk setiap ibu yang telah rela menjadikan Allah sebagai Robbnya, Islam sebagai agamanya dan Muhammad s.a.w. sebagai Nabinya,Saya menulisnya dari hati seorang anakyang saat-saat ini sedang merenungi firman Allah:

“Dan Robbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebik-baiknya, jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’, janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: “wahai Robbku, kasihilah mereka berdua, sebagaimana mereka mendidik aku waktu kecil.” (Al-Isra’: 23-24).
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kedua ibu bapakmu.” (Luqman:14).
Saya menulis baris-baris ini kepada orang yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik dariku.
Dari Abu Hurairah Radiyallahu ‘anhu berkata: seseorang datang kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam. dan bertanya : “wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik dariku? Beliau menjawab : Ibumu. “tanyanya lagi : “kemudian siapa? Beliau menjawab : ‘Ibumu. ‘tanyanya lagi : ‘kemudian siapa? “Beliau menjawab : ‘Ibumu” kemudian tanyanya lagi : “kemudian siapa? Beliau mejawab : Bapakmu.” (Muttafaq alaih).

Wahai ibuku, bagaimanakah saya harus mengungkapkan perasaan yang terpendam dalam hati ini? Tak ada ungkapan yang lebih benar, yang saya dapatkan, kecuali firman Allah Subhanahu wa ta’ala:
“Katakanlah: ‘wahai Robbku, kasihilah mereka berdua, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” (Al-Isra’:24).
“Wahai ibuku, jadilah – semoga Alah memberi petunjuk – seorang yang mu’minah, yang beriman kepada Allah dan para RasulNya. Jadilah seorang yang rela menjadikan Allah sebagai Robbya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam sebagai Nabi dan Rasulnya.
Dari Al-Abbas bin Abdul Muttalib Radiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam. pernah bersabda:
“Telah merasakan nikmatnya iman, orang yang rela menjadikan Allah sebagai Robbnya, Islam sebagi agamanya, dan Muhammad sebagai Rasulnya.” (riwayat Muslim).
Wahai ibuku, hendaklah ibu mempersiapkan diri dengan bekal taqwa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala
Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa.” (al-Baqarah:197).
Perhatikanlah Allah setiap saat, baik ibu dalam keadaan sembunyi maupun terang-terangan.
Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Sesungguhnya bagi Allah tidak ada satupun yang tersembunyi di bumi dan tidak (pula) di langit.” (Ali Imran:5).
Wahai ibuku, sinarilah seluruh kehidupan ibu dengan sinar Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam karena di dalam keduanya terdapat kebahagiaan di dunia dan akhirat. Dan hindarilah wahai ibuku, dari perbuatan yang mengikuti hawa nafsu, karena Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman :
“Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Robbnya sama dengan orang yang (telah dijadikan oleh syetan) memandang perbuatannya yang buruk itu sebagai perbuatan baik dan mengikuti hawa nafsunya.” (Muhammad:14).
Hendaklah akhlak ibu adalah Alqur’an.
Dari Aisyah Radiyallahu ‘anha berkata:
“Akhlak Nabi adalah alqur’an”.
Wahai ibuku, jadilah suri tauladan yang baik untuk anak-anak ibu, dan berhati-hatilah jangan sampai mereka melihat ibu melakukan perbuatan yang menyimpang dari perintah Allah Subhanahu wa ta’ala . dan RasulNya Shalallahu ‘alaihi wassalam karena anak-anak biasanya banyak terpengaruh oleh ibunya.
Wahai ibuku, jadilah ibu sebagai isteri shalehah yang paling nikmat bagi sang suami, agar anak-anak ibu dapat terdidik dengan pertolongan Allah dalam suatu rumah yang penuh kebahagiaan suami isteri.
Wahai ibuku, saya wasiatkan – semoga Allah menjaga ibu dari segala kejahatan dan kejelekan- agar ibu memperhatikan kuncup-kuncup mekar dari anak-anak ibu dengan pendidikan Islam, karena mereka merupakan amanat dan tanggung jawab yang besar bagi ibu, maka peliharalah mereka dan berilah hak pembinaan mereka.
Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Dan orang-orang yang memelihara amanah dan janjinya.” (Al-Mu’minun:8).
Rasulullah saw bersabda:
“Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu bertanggungjawab terhadap yang dipimpinnya.” (muttafaq alaih).
Wahai ibuku, hendaklah rumah ibu merupakan contoh yang ideal dan benar bagi rumah keluarga muslim, tidak terlihat di dalamya suatu yang diharamkan dan tidak pula terdengar suatu kemungkaran, sehingga anak-anak- dapat tumbuh dengan penuh keimanan, mempunyai akhlak yang baik, dan jauh dari setiap tingkah laku yang tidak baik.
Wahai ibuku, jadilah ibu –semoga Allah memberi taufiq kepada ibu untuk setiap kebaikan- sebagai isteri yang dapat bekerja sama dengan suami ibu dalam memahami problematika dan kesulitan yang dihadapi anak-anak, dan bersama-sama mencarikan upaya penyelesaiannya dengan cara yang benar. Hendaknya ibu bersama bapak mempunyai peranan yang besar dalam memilihkan teman-teman yang baik untuk mereka, dan menjauhkan mereka dari teman-teman yang tidak baik. Perhatikan penjagaan mereka, agar terjauhkan dari sarana yang merusak akhlak mereka, kerena kita sekarang berada pada zaman yang penuh dengan penganjur kerusakan, baik dari golongan manusia maupun dari golongan jin. Perhatikan sungguh-sungguh perkawinan putera-puteri ibu bapak pada masa lebih awal dan bantulah mereka, karena perkawinan itu akan lebih menjaga mata dan keselamatan seksual mereka, dimana Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam telah menunjukkan hal ltu:
“Wahai seluruh kaum remaja, barangsiapa diantara kamu telah mempunyai kemampuan maka kawinlah, karena hal itu lebih membantu menahan pandangan mata dan menjaga kelamin. Dan barangsiapa belum mampu, hendaknya berpuasa, karena itu merupakan obat baginya.” (muttafaq alaih).
Wahai ibuku, peliharalah shalat lima waktu pada waktunya masing-masing terutama shalat fajar, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman: “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’:103).
Usahakan untuk selalu khusyu’ dalam shalat. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Sesunguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya.” (Al-Mu’minun: 1-2).
Dan dengan itu, ibu menjadi suri tauladan yang baik bagi putera-puteri ibu.
Wahai ibuku, jadilah suri tauladan yang baik bagi putera-puteri ibu dalam keteguhan memakai pakaian hijab syar’i yang sempurna, terutama tutup wajah. Hal itu sebagai ketaatan kita pada perintah Sang Pencipta langit dan bumi dalam firmanNya:
“Hai Nabi, katakanlah kepada para isterimu, puteri-puterimu, para isteri orang-orang mu’min, agar mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak digangu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ahzab:59).
Wahai ibuku, handaknya rasa malu merupakan akhlak yang ibu miliki, karena demi Allah malu itu termasuk bagian dari iman.
Dari Ibnu Umar Radiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam. pernah melewati seorang dari kaum Anshar yang sedang menasehati saudaranya tentang rasa malu, kemudian Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Biarkan dia, karena sesungguhnya malu itu termsuk bagian dari iman.” (Muttafaq alaih).
Wahai ibuku, hendaknya do’a kepada Allah merupakan senjata bagi ibu dalam mengarungi kehidupan ini, dan bergembiralah dengan akan datangnya kebaikan, karena Robb telah menjanjikan kita dengan firmannya: “Dan tuhanmu berfirman: ‘berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Ku perkenankan bagimu.” (Al-Mu’min: 60).
Dari An-Nu’man bin Basyir Radiyallahu ‘anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Do’a adalah ibadah.” (riwayat Abu Daud, dan Tirmizi, dan katanya: hadist hasan shahih).
Kepada Allah aku memohon agar menjaga ibu dengan penjagaanNya, memelihara ibu dengan pemeliharaanNya, membahagiakan ibu di dunia dan akhirat, dan mengumpulkan kita, ibu-ibu kita, bapak-bapak kita, dan seluruh kaum muslimin dan muslimat di dalam surgaNya yang ni’mat. Sesungguhnya Robbku Maha Dekat, Maha Mengabulkan dan Mendengarkan do’a.
(Dinukil dari : نصائح و توجيهات إلى الأسرة المسلمة
Edisi Indonesia "Beberapa Nasehat Untuk
Keluarga Muslim". Karya Yusuf Bin Abdullah At-Turki)
READ MORE - Setangkup Nasihat Buat Para Ummahat

Strategi Jitu Menaikkan PageRank Sambil Mendatangkan Ribuan Backlink ke Blog Anda

Cara ini saya baca ketika berkunjung di blog sahabat, kemudian saya lihat widget alexa yang terpampang di sidebar blognya. Woowww…. backlinknya banyak sekali, hingga puluhan ribu. Sudah lama sebenarnya saya menemukan posting seperti ini, namun dulu saya sanksi apakah benar cara ini bisa berhasil menaikkan PR dan backlink. Setelah saya membacanya kembali dan masih kurang yakin atas backlink yang saya lihat di alexa-nya sayapun kembali agi mengunjungi blog-blog yang telah mengikuti cara ini. Dan ternyata benar, blog-blog yang menerapkan cara ini PR meningkat namun yang paling menonjol adalah backlink yang dimiliki blog-blog tersebut sungguh banyak sekali.
Jika kita memiliki PR yang bagus dan backlink yang banyak, maka sangat cocok jika kita ikut program semacam paid reviews. Saya sungguh menyesal tidak menerapkan cara ini sejak dulu. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Karna saya ingin memoneytizekan blog ini ke program paid reviews.

Caranya sangatlah gampang, anda hanya tinggal copy link yang berada di bawah ini dengan syarat anda harus menghapus link pada peringkat 1 dari daftar, lalu pindahkan yang tadinya nomor 2 menjadi nomor 1, nomor 3 menjadi nomor 2, nomor 4 menjadi nomor 3, dst. Kemudian masukan link blog anda sendiri pada urutan paling bawah ( nomor 10). Dan silahkan ajak teman anda untuk mengikuti cara ini serta sebarkan cara ini ke banyak teman-teman anda.
1. Sandi Go Blog
2. ilmu-kompi
3. alfacroon
4. Trik-Gue
5. Pabrik Info
6. WordPress Paper’s
7. bootingskoBlog
8. BaCaAnKu
9. Kembara Hati
10.Pondok Ilmu

Keterangan:

Jika anda mampu mengajak lima orang saja untuk mengcopy artikel ini maka jumlah backlink yang akan didapat adalah:

* Posisi 10, jumlah backlink = 1
* Posisi 9, jumlah backlink = 5
* Posisi 8, jumlah backlink = 25
* Posisi 7, jumlah backlink = 125
* Posisi 6, jumlah backlink = 625
* Posisi 5, jumlah backlink = 3,125
* Posisi 4, jumlah backlink =15,625
* Posisi 3, jumlah backlink = 78,125
* Posisi 2, jumlah backlink = 390,625
* Posisi 1, jumlah backlink = 1,953,125

Dan nama dari alamat blog dapat dimasukan kata kunci yang anda inginkan yang juga dapat menarik perhatian untuk segera diklik. Dari sisi SEO anda sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung downline mengklik link anda maka anda juga mendapat traffic tambahan.

Saya sarankan anda mencoba cara ini dan silakan copy sebarkan artikel ini ke teman-teman anda. Hilangkan link nomor 1 dan masukan alamat blog anda pada nomor 10. Buktikan sendiri hasilnya setelah itu baru kementar.

CATATAN :

Artikel ini harus permanen selamanya di blog anda, anda tidak boleh menghapusnya.

READ MORE - Strategi Jitu Menaikkan PageRank Sambil Mendatangkan Ribuan Backlink ke Blog Anda

Search This Blog

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites